Pesantren Persatuan Islam (Persis) 87 Pangatikan secara resmi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Program Latihan Khidmat Jam’iyah (Bimtek PLKJ) yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa, 13 Januari 2026 hingga Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka mempersiapkan santri agar memiliki kesiapan mental, intelektual, dan organisatoris sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat.
Acara pembukaan Bimtek PLKJ berlangsung khidmat dan tertib, dihadiri oleh seluruh peserta PLKJ, panitia pelaksana, para pembimbing, serta Mudir Pesantren Persis 87 Pangatikan. Kehadiran unsur pimpinan pesantren tersebut menjadi bentuk dukungan penuh terhadap pelaksanaan program PLKJ sebagai salah satu agenda strategis pembinaan santri.
Dalam pembukaan kegiatan, disampaikan bahwa Bimtek PLKJ tidak hanya berfungsi sebagai pembekalan teknis semata, tetapi juga sebagai wahana penanaman nilai-nilai kejam’iyahan Persatuan Islam, penguatan karakter, serta peningkatan kompetensi santri dalam bidang dakwah, kepemimpinan, dan pengabdian sosial.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan berbagai materi penting yang disampaikan oleh para pembimbing dan pemateri berkompeten, meliputi pemahaman konsep PLKJ, etika bermasyarakat, manajemen kegiatan, serta peran santri sebagai kader umat dan jam’iyah. Kegiatan dikemas dalam bentuk pemaparan materi, diskusi, dan simulasi agar peserta mampu memahami dan mengimplementasikan materi secara optimal.
Dengan terselenggaranya Bimtek PLKJ ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian PLKJ dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta mampu mengaplikasikan ilmu dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama berada di lokasi penugasan. Pesantren Persis 87 Pangatikan menaruh harapan besar agar PLKJ menjadi sarana nyata pembentukan santri yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi.

