MTs Persis Pangatikan telah menggelar kegiatan Daurah Tahfidz yang diikuti oleh 27 santri kelas IX. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin, 18 Mei 2026 hingga Rabu, 20 Mei 2026 tersebut menjadi salah satu ikhtiar madrasah dalam mempersiapkan para santri agar mampu menuntaskan, memurajaah (mengulang), serta mentasmikan hafalan Al-Qur’an mereka dengan lebih matang dan terarah.

Menariknya, kegiatan daurah tahfidz ini merupakan program yang pertama kali dilaksanakan di MTs Persis Pangatikan. Meski baru pertama kali digelar, kegiatan ini mampu menghadirkan semangat dan antusiasme yang luar biasa dari para santri.

Sejak hari pertama, suasana daurah dipenuhi semangat dan kesungguhan para peserta. Para santri tampak aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari setoran hafalan, penguatan murajaah, hingga evaluasi hafalan secara intensif bersama para pembimbing.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kelancaran hafalan ayat semata, namun juga menanamkan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap hafalan Al-Qur’an. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh pembina tahfidz, Shaddiq Amin, bahwa santri tidak hanya diarahkan untuk menghafal teks atau nash saja.

“Dalam daurah ini, santri bukan hanya dituntun untuk hafal ayat, tetapi juga nomor surat, jumlah ayat, dan memahami susunan hafalannya secara menyeluruh. Harapannya, hafalan yang dimiliki menjadi lebih kuat, rapi, dan tertanam dengan baik,” ujarnya.

Respon para santri terhadap kegiatan ini pun sangat positif. Banyak di antara mereka mengaku merasa terbantu dengan adanya suasana daurah yang lebih fokus dan kondusif. Bahkan, meskipun kegiatan telah berlangsung selama tiga hari, para peserta merasa waktu tersebut masih kurang dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih lama lagi di masa mendatang.

Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa semangat para santri dalam menjaga dan mencintai Al-Qur’an terus tumbuh dengan baik. Melalui kegiatan ini, MTs Persis Pangatikan berharap dapat melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga disiplin, teliti, serta memiliki kedekatan yang erat dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.