Senin, 15 Desember 2025. Pesantren Persatuan Islam (PPI) 87 Pangatikan kembali menggelar Sidang Munaqosyah Paper, sebuah agenda tahunan yang menjadi bagian penting dari tradisi akademik pesantren persis. Kegiatan ini diikuti oleh para santri tingkat akhir (Kelas 12) sebagai salah satu syarat kelulusan yang wajib dipenuhi sebelum menyelesaikan masa pendidikannya.
Sidang munaqosyah ini menjadi ruang evaluasi ilmiah atas karya tulis santri yang telah disusun melalui proses pembimbingan intensif. Dalam forum tersebut, para santri diuji tidak hanya pada aspek substansi tulisan, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, ketajaman analisis, serta keberanian mempertanggungjawabkan gagasan di hadapan para penguji.
Sebagai program rutin pesantren, munaqosyah paper mencerminkan komitmen PPI 87 Pangatikan dalam menumbuhkan budaya literasi dan tradisi keilmuan di lingkungan santri. Pesantren tidak hanya menekankan penguasaan ilmu keislaman secara tekstual, tetapi juga mendorong santri untuk menuangkan pemikiran secara sistematis, ilmiah, dan bertanggung jawab.
Lebih dari sekadar formalitas akademik, sidang munaqosah menjadi momentum pendewasaan intelektual santri. Melalui proses ini, santri dilatih untuk bersikap objektif, terbuka terhadap kritik, serta menjunjung tinggi etika ilmiah—nilai-nilai yang diharapkan menjadi bekal saat mereka terjun ke tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya sidang munaqosah paper ini, PPI 87 Pangatikan menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang konsisten menjaga mutu lulusan, tidak hanya dari sisi akhlak dan spiritualitas, tetapi juga dari aspek intelektual dan akademik.

